kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Beban Kantor Wajib Pajak Besar 50% dari Target


Rabu, 04 Agustus 2010 / 10:55 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Beban kantor wajib pajak besar ternyata cukup berat. Kantor pajak bagi wajib pajak kelas kakap itu harus bisa memasukkan separuh dari target penerimaan pajak sebesar Rp 606 triliun.

Direktur Penyuluhan Pelayanan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Iqbal Alamsyah menjelaskan, kantor pajak yang dimaksud dibentuknya dua buah kantor pajak wajib pajak (WP) besar dan satu kantor pajak khusus WP besar orang pribadi. Dia bilang ketiga kantor tersebut dikhususkan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak.

Pendirian kantor pajak tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan reformasi pajak. Tujuannya melakukan modernisasi administrasi perpajakan, meningkatkan pelayanan, meningkatkan pengawasan secara individual, meningkatkan citra Ditjen Pajak dan mencegah penyalahgunaan wewenang.

Pada Maret tahun lalu, Ditjen Pajak telah membuka Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Orang Pribadi atau kantor pelayanan khusus orang kaya di Jakarta. Kantor yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini khusus bagi wajib pajak perorangan dengan harta di atas Rp 100 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×