kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Beban Kantor Wajib Pajak Besar 50% dari Target


Rabu, 04 Agustus 2010 / 10:55 WIB
Beban Kantor Wajib Pajak Besar 50% dari Target


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Beban kantor wajib pajak besar ternyata cukup berat. Kantor pajak bagi wajib pajak kelas kakap itu harus bisa memasukkan separuh dari target penerimaan pajak sebesar Rp 606 triliun.

Direktur Penyuluhan Pelayanan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Iqbal Alamsyah menjelaskan, kantor pajak yang dimaksud dibentuknya dua buah kantor pajak wajib pajak (WP) besar dan satu kantor pajak khusus WP besar orang pribadi. Dia bilang ketiga kantor tersebut dikhususkan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak.

Pendirian kantor pajak tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan reformasi pajak. Tujuannya melakukan modernisasi administrasi perpajakan, meningkatkan pelayanan, meningkatkan pengawasan secara individual, meningkatkan citra Ditjen Pajak dan mencegah penyalahgunaan wewenang.

Pada Maret tahun lalu, Ditjen Pajak telah membuka Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Orang Pribadi atau kantor pelayanan khusus orang kaya di Jakarta. Kantor yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini khusus bagi wajib pajak perorangan dengan harta di atas Rp 100 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×