kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Beban Kantor Wajib Pajak Besar 50% dari Target


Rabu, 04 Agustus 2010 / 10:55 WIB
Beban Kantor Wajib Pajak Besar 50% dari Target


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Beban kantor wajib pajak besar ternyata cukup berat. Kantor pajak bagi wajib pajak kelas kakap itu harus bisa memasukkan separuh dari target penerimaan pajak sebesar Rp 606 triliun.

Direktur Penyuluhan Pelayanan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Iqbal Alamsyah menjelaskan, kantor pajak yang dimaksud dibentuknya dua buah kantor pajak wajib pajak (WP) besar dan satu kantor pajak khusus WP besar orang pribadi. Dia bilang ketiga kantor tersebut dikhususkan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak.

Pendirian kantor pajak tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan reformasi pajak. Tujuannya melakukan modernisasi administrasi perpajakan, meningkatkan pelayanan, meningkatkan pengawasan secara individual, meningkatkan citra Ditjen Pajak dan mencegah penyalahgunaan wewenang.

Pada Maret tahun lalu, Ditjen Pajak telah membuka Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Orang Pribadi atau kantor pelayanan khusus orang kaya di Jakarta. Kantor yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini khusus bagi wajib pajak perorangan dengan harta di atas Rp 100 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×