kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Basuki tak setuju konsep green building


Minggu, 21 Oktober 2012 / 09:47 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Ibu Menyususi Anak.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menyatakan tak setuju dengan konsep green building. Menurut dia investasi untuk membangun green building justru lebih mahal dan dibanding anggaran biaya listrik yang harus dibayar perbulan.

Basuki menuturkan Pemprov DKI saat ini tengah mencanangkan program penghematan dan efisiensi anggaran. Ia sudah mendengar konsep green building, dimana lampu bangunan akan mati sendiri begitu penghuninya keluar.

"Saya nggak setuju. Itu butuh berapa duit yang harus dikeluarkan untuk membangun gedung seperti itu? Bisa-bisa investasinya lebih mahal daripada tarif listriknya," ujar Basuki, Minggu (21/10).

Menurutnya lebih baik setiap PNS diberikan arahan dan ketegasan bahwa ruangan yang sudah tidak digunakan, lampu harus dimatikan. Mantan Bupati Belitung Timur ini berpendapat hal itu justru lebih hemat ketimbang membangun green building. (Danang Setiaji Prabowo/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×