Reporter: Agus Triyono | Editor: Havid Vebri
JAKARTA. Pemerintah berkeinginan untuk memperluas basis penerima kredit usaha rakyat (KUR). Jika selama ini kredit tersebut hanya disalurkan untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah saja, ke depan, pemerintah ingin fasilitas tersebut juga diberikan kepada pelaku usaha rintisan alias startup.
Selain itu, pemerintah juga ingin agar KUR juga bisa dinikmati para pelaku usaha ekonomi kreatif.
Sofyan Djalil, Menteri Perencananaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas mengatakan, perluasan basis penerima KUR dilakukan agar bisa menjadi pendorong tumbuhnya industri potensial baru.
Selain itu, kata Sofyan, perluasan basis tersebut dilakukan agar nantinya KUR bisa memberikan efek besar kepada ekonomi dan penyalurannya tepat sasaran.
"Kalau bicara KUR Rp 120 triliun yang diberikan 2016 nanti hanya untuk UMKM saja, barangkali akan banyak uninteded effect yang terjadi, makanya ide ini penting," katanya di Kantor Menko Perekonomian Rabu (30/12).
Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan, bila usulan itu bisa terlaksana, pemerintah harus menyalurkannya melalui perusahaan modal ventura. "Karena bisnis startup itu beda dengan UMKM yang bisa mengapply ke bank, mereka tidak. Maka itu kami usul salurkan saja ke venture capital," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)