kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Banjarnegara ditetapkan berstatus bencana


Sabtu, 13 Desember 2014 / 16:37 WIB
Banjarnegara ditetapkan berstatus bencana
ILUSTRASI. Manfaat Menggunakan Kondom untuk Kesehatan


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

BANJARNEGARA. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi lokasi longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Banjarnegara, Sabtu (13/12). Ganjar tiba di lokasi bencana sekitar pukul 13.30 WIB. 

Dalam kunjungan itu, Ganjar sempat berdialog dengan warga yang menjadi korban di sekitar lokasi kejadian. Ganjar pun lalu menyatakan Banjarnegara berstatus darurat bencana.

"Dengan status darurat bencana, kita sudah perintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB yang berada di lokasi bencana untuk terus mendampingi BPBD dalam penanganan darurat," ujar Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi longsor.

Ganjar menambahkan, Tim Reaksi Cepat BNPB bersama BPBD, TNI, Polri, SAR, PMI, Tagana, SKPD, relawan, dan masyarakat masih melakukan pertolongan di lokasi. Posko dan dapur umum pun telah didirikan.

"Saya minta semua masyarakat bergotong royong untuk melakukan evakuasi. Utamanya saat ini membuka akses jalan yang terputus. Sebab, jalan ini sangat dibutuhkan untuk mempermudah jalur evakuasi," ungkap dia.

Hingga kini, dua peralatan berat telah dikerahkan untuk membersihkan material longsoran, kayu, pohon, lumpur, dan batu yang menutup beberapa ruas jalan. Ganjar menyebut, musim hujan kemungkinan terjadi hingga bulan Februari mendatang. (Reporter Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×