kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

APOL gugat dua penyewa kapal wanprestasi


Selasa, 10 Februari 2015 / 08:30 WIB


Reporter: Benedictus Bina Naratama | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) menggugat PT Trans Lintas Segara dan PT Exploitasi Energi Indonesia dengan alasan wanprestasi. Arpeni, perusahaan yang bergerak di bidang transportasi laut ini menagih pembayaran dari kedua perusahaan tersebut dalam perjanjian sewa menyewa tug and barge, seperti dalam surat APOL/035/TLS/11/2014 .

Dalam pentitumnya, APOL meminta ganti rugi materil Rp 324,8 juta ditambah pembayaran 0,5% per hari terhitung sejak pembayaran cicilan terakhir, yaitu 2 September 2014 hingga seluruh utang dibayar lunas oleh para tergugat. Selain itu, tergugat diwajibkan membayar bunga sebanyak Rp 574,04 juta.

APOL menuntut ganti rugi immateril sebesar Rp 10 miliar ditambah bunga 6% per tahun sejak gugatan wanprestasi ini didaftarkan 18 November 2014. APOL pun meminta penyitaan aset. "Ini gugatan biasa yang jumlah tagihannya kecil.

Tergugat adalah penyewa kapal yang mempunyai hutang dan sudah jatuh tempo," jelas Kuasa hukum APOL, Adhisty Christyanto, Senin (9/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×