CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Anies Baswedan dijadwalkan hadir di pembukaan Rakornas PKS hari ini, Kamis (14/11)


Kamis, 14 November 2019 / 10:34 WIB
Anies Baswedan dijadwalkan hadir di pembukaan Rakornas PKS hari ini, Kamis (14/11)
ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI (1/11/2019). 

Sumber: Kompas.com | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/11). 

Rakornas tersebut akan dihadiri oleh seluruh pengurus PKS di tingkat pusat hingga daerah se-Indonesia. Acara itu akan mengangkat tema "Semakin Kokoh Melayani Rakyat". 

Baca Juga: Surya Paloh: Mbak Mega ngga salam, rusak ini semua Indonesia

"Insya Allah (Rakornas) dibuka oleh Ketua Majelis Syuro PKS Habib Dr Salim Segaf Aljufri, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan," ujar Ketua Departemen Politik PKS Pipin Sopian melalui pesan singkat, Kamis (14/11). 

Berdasarkan jadwal Rakornas, Anies Baswedan akan memberikan sambutan pada pukul 13.40 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan pengarakan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri. Kemudian, giliran Presiden PKS Sohibul Iman memberikan pernyataan sikap resmi partai terhadap Pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024. 

Juru Bicara PKS Ahmad Fathul Bari mengatakan, melalui rakornas tersebut, partainya akan menegaskan sikap politik sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo selama lima tahun ke depan. 

Baca Juga: Surya Paloh menegaskan posisi Nasdem di koalisi Jokowi-Ma'ruf

"Rakornas 2019 juga akan kami jadikan momentum penegasan dan pengukuhan sikap oposisi PKS", ujar Fathul melalui keterangan tertulisnya, Kamis (14/11). 

Fathul menuturkan, momentum "pelukan kebangsaan" yang terjadi antara Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden Jokowi, tidak mengubah sikap PKS untuk tetap menjalankan peran sebagai partai oposisi. 

Ia tak memungkiri adanya anggapan dari sejumlah pihak yang mempertanyakan konsistensi PKS. Tidak sedikit yang menilai momen "pelukan kebangsaan" itu menjadi sinyal perubahan sikap PKS. 

Baca Juga: Fahri Hamzah: Banyak kader PKS pindah ke Partai Gelora

"Walau kemarin Presiden PKS sempat berpelukan dengan Presiden Jokowi dan Surya Paloh yang notabene merupakan rival politik kami, tapi hal itu tidak mengubah sikap kami untuk tetap berada di luar pemerintahan. Walau pelukan, tapi tetap oposisi," ucap Fathul. (Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies Baswedan Dijadwalkan Buka Rakornas PKS"




TERBARU

Close [X]
×