kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Anggaran BUMN tahun 2014 mengalami penurunan


Senin, 21 Oktober 2013 / 18:28 WIB
ILUSTRASI. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON).


Reporter: Rr Dian Kusumo Hapsari | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Senin ini (21/10) melakukan rapat dengan Komisi VI DPR dengan agenda pembahasan tentang Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) tahun 2014.

Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan mengatakan, di tahun 2014 Kementerian BUMN tidak akan menambah anggaran hingga akhir tahun.

"Kita tidak mengajukan penambahan anggaran, karena tahun lalu juga masih cukup," tuturnya Senin (21/10) di Gedung DPR RI.

Di tahun 2013, BUMN menetapkan dana anggarannya sebesar Rp 143,06 miliar. Sedangkan pada tahun 2014, dana anggaran BUMN sedikit menurun menjadi sebesar Rp 131,63 miliar.

Dahlan mengatakan, dana anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di tahun depan.

"Dana untuk PKBL sebesar Rp 1,6 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembinaan dan koordinasi pengembangan PKBL," imbuhnya.

Menurut Dahlan, dana tersebut telah disetujui oleh Menteri Keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×