kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Anas: Pembatalan kenaikan elpiji mirip opera sabun


Minggu, 05 Januari 2014 / 10:00 WIB
Promo JSM Alfamart etrbaru 12-14 Agustus 2022, dapatkan ekstra diskon untuk belanja dengan harga lebih murah di bulan kemerdekaan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Presiden (Wapres) Boediono dan beberapa menteri bidang ekonomi mengadakan rapat khusus membahas kenaikan harga elpiji di Istana Wapres Jakarta, Sabtu (4/1). Rapat yang berlangsung sekitar 4 jam itu tidak menghasilkan keputusan apa-apa.

Namun Boediono menegaskan bahwa Presiden SBY akan mengumumkan kebijakan baru soal elpiji begitu tiba dari kunjungan kerja di Jawa Timur. Kabarnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengumumkan pembatalan kenaikan harga elpiji.

Terkait hal tersebut mantan ketua umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum ikut berkomentar. Dalam akun twitternya Anas menyebut keputusan tersebut seperti drama dua babak. Pertama mengenai pembatalan Perpres 105/2013 dan 106/2013 yang memberikan fasilitas berobat gratis kepada pejabat negara hingga ke luar negeri dan yang kedua yakni rencana pembatalan kenaikan harga elpiji.

Menurut Anas dua keputusan tersebut diharapkan bisa mendongkrak elektabilitas partai Demokrat dan SBY. "Pembatalan kenaikan harga elpiji dan Perpres 105 dan 106 dua drama diharapkan bisa menjadi dongkrak elektabilitas jelang pemilu," kata Anas, Sabtu (4/1).

Meski mirip opera sabun, lanjut Anas, apabila benar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membatalkan kenaikan harga elpiji, pasti respons rakyat Indonesia akan senang dan tentu saja berpengaruh kepada elektabilitas jelang pemilu. "Meski mirip "opera sabun", jika Pak SBY batalkan kenaikan harga elpiji, pasti konsumen senang," kata Anas.

Lebih jauh Anas menjelaskan dalam twitternya, tidak ada konsumen yang tidak senang jika harga kembali turun. Rakyat senang adalah cuaca yang bersahabat untuk elektabilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×