kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Alm Mun'im Idries meninggal karena kanker pankreas


Jumat, 27 September 2013 / 07:18 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah masih bergerak di sekitar level paling lemah dalam lebih dari 1,5 tahun terakhir.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Almarhum Mun'im Idries, dokter forensik Rumah Sakit Cipto Mangkunkusumo (RSCM), meninggal dunia karena menderita kanker pankreas. Ia mengembuskan napas terakhirnya di ruang perawatan intensif (ICU) RSCM, Jumat (27/9/2013) sekitar pukul 02.30 WIB.

"Sebelumnya, kami pikir sakit kuning aja," kata istri almarhum, Kiswati, saat ditemui Kompas.com di rumah duka RSCM, Jumat pagi. Menurut Kiswati, kepastian bahwa sakit yang diderita Mun'im adalah kanker pankreas baru diketahui pada 7 September 2013.

Sebelumnya, saat Mun'im menjalani perawatan intensif sejak 7 September itu, keluarga masih mengira Mun'im hanya terkena Hepatitis C. Menurut Kiswati, almarhum baru pada Selasa (24/9/2013) menjalani operasi untuk kankernya itu.

Kiswati mengonfirmasi bahwa jenazah almarhum akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan, selepas shalat jumat. Rencananya, jenazah akan dishalatkan di Masjid Arief Rahman Hakim di Kompleks Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, sebelum dibawa ke tempat pemakaman. (Alsadad Rudi/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×