kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Airlangga Hartarto Beberkan Keuntungan Indonesia Gabung RCEP


Jumat, 31 Desember 2021 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Airlangga Hartarto Beberkan Keuntungan Indonesia Gabung RCEP


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menekankan, pentingnya untuk lakukan ratifikasi perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dalam waktu dekat.

RCEP sendiri merupakan blok dagang terbesar di dunia. “RCEP merupakan regional trading block terbesar di dunia meliputi 30% PDB dunia,” tutur Airlangga dalam konferensi pers, Jumat (31/12).

Selain itu, RCEP juga telah mengakomodir 27% dari perdagangan dunia. Kemudian, 29% dari investasi asing langsung dunia.

Baca Juga: Indonesia Kemungkinan Meratifikasi RCEP di Kuartal I-2022

Lebih dari itu, RCEP juga telah memfasilitasi perdagangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, RCEP juga membuka akses bagi perluasan penjualan produk UMKM melalui pemanfaatan digitalisasi dan kemudahan regulasi antar negara mitra.

Adapun, Airlangga bilang, dengan RCEP juga Indonesia telah mempunyai akses pasar tambahan, terutama di China, Korea Selatan, dan Jepang Maka dari itu, pemerintah akan menargetkan ratifikasi RCEP bisa selesai di kuartal I-2022.

Saat ini, proses pembahasan ratifikasi baru selesai dilakukan bersama Komisi VI DPR RI.

“Saya berharap pada awal Kuartal I-2022 sudah bisa di bawah ke Rapat Paripurna DPR. Sehingga, di kuartal pertama 2022  RCEP sudah ratifikasi di Indonesia,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×