kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ahok bahas banjir Jakarta dengan Menteri PU-Pera


Senin, 15 Desember 2014 / 10:20 WIB
Ahok bahas banjir Jakarta dengan Menteri PU-Pera
ILUSTRASI. Upaya hilirisasi sektor nikel dinilai belum berjalan secara optimal. ANTARA FOTO/Jojon/nz.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengawali kegiatannya dengan mengunjungi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membahas antisipasi banjir Ibu Kota dengan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono.

Gubernur Basuki atau yang akrab disapa Ahok itu datang sekitar pukul 07.30 WIB, didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Heru Budi Hartono dan Kepala Bappeda DKI Andi Baso Mappapoleonro.

Selain Ahok, turut hadir pula beberapa kepala daerah kota mitra. Seperti Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, dan lainnya. Sementara dari unsur pemerintah pusat, turut hadir Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif.

"Nanti Pak Gubernur akan menyampaikan persiapan menghadapi banjir. Apa saja yang dibutuhkan dan mekanisme penyaluran bantuan, ada arahan yang disampaikan oleh pak menteri PU-Pera dan Kepala BNPB," ujar Heru, di Kementerian PU-Pera, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (15/12/2014).

Pada kesempatan yang sama, Syamsul mengimbau kepala daerah untuk tidak segan memanggil BNPB, jika nantinya bencana banjir sudah terjadi. Menurut dia, kepala daerah mempunyai kewenangan penuh untuk menentukan situasi dan status bencana di daerahnya masing-masing.

"Begitu ada peristiwa yang akan hantam DKI atau Tangerang, maka Gubernur harus menyiapkan siaga darurat dan kami mau melindungi itu," kata Syamsul.

Hingga pukul 08.40 WIB, rapat koordinasi tersebut masih berlangsung. Rapat berlangsung secara tertutup. Menteri Basuki yang akan memberikan arahan kepada para kepala daerah meminta agar para wartawan menunggu di luar ruangan. (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×