kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.116   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.070   32,27   0,53%
  • KOMPAS100 793   5,04   0,64%
  • LQ45 602   -0,73   -0,12%
  • ISSI 211   3,48   1,68%
  • IDX30 340   -0,51   -0,15%
  • IDXHIDIV20 423   -0,21   -0,05%
  • IDX80 91   0,48   0,53%
  • IDXV30 115   1,05   0,92%
  • IDXQ30 109   -0,04   -0,03%

Abdee Slank dan artis lainnya desak pilpres jujur


Selasa, 08 Juli 2014 / 12:54 WIB
ILUSTRASI. Saham Adani Group melonjak pada perdagangan hari ini (7/2)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Sejumlah artis dan seniman mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuntut adanya pemilihan presiden yang jujur. Terlihat nama-nama seperti Olga Lidya, Abdee Slank, Nia Dinata, Indra Bekti, Sastrawan Yayang, dan lainnya.

Dari pantauan, para seniman ini berorasi di depan pintu masuk sembari memegang bunga. Setelah berorasi, mereka meneriakan kata "Lawan pilpres curang" sambil berulang-ulang, sembari mengangkat tangan. Tak lama kemudian mereka memasuki ruang media center KPU untuk menggelar konferensi pers. "Kami berharap pilpres ini berjalan dengan aman," kata Abdee di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7)

Ia mengajurkan semua masyarakat khususnya para Slankers untuk mengawasi pemilihan umum besok. Jika perlu, Abdee menyarankan masyarakat membawa kamera sambil duduk duduk di TPS hingga proses selesai. "Jangan meninggalkan TPS. Kita mau mereka disana duduk untuk memproses sampai selesai," ucapnya.

Menurut Abdee, terlepas dari siapapun, yang terpenting adalah masa dapan bangsa, yang akan ditentukan dalam pemilihan pilpres. Sehingga, dia mengingingkan, pemilihan presiden berjalan damai dan lancar. Abdee mencontohkan apa yang terjadi pada pada saat pemungutan suara di Hong Kong dimana ada warga yang tidak bisa menggunakan hak suaranya.

Para artis ini menamakan gerakannya sebagai Suara Masyarakat Untuk Pilpres Jujur ini. Abdee mengaku gerakan ini terbentuk secara spontan lantaran mereka mempunyai pemikiran yang sama. "Saat kami berkumpul saat buka puasa, saya lempar ide ini dan ternyata semuanya punya ide yang sama," ungkap Abdee.

Setelah mengunjugi KPU, rencanya kata Abdee, pihaknya akan mendatangi Bawaslu dan kemudian menuju Istana, untuk menyampaikan hal yang sama, serta memberikan mawar merah dan putih yang sudah disampul plasik, dan surat. (Gusti Sawabi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×