kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.967   75,00   0,42%
  • IDX 6.141   39,98   0,66%
  • KOMPAS100 799   3,79   0,48%
  • LQ45 603   4,50   0,75%
  • ISSI 213   0,84   0,40%
  • IDX30 341   3,17   0,94%
  • IDXHIDIV20 417   4,83   1,17%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 112   1,03   0,93%
  • IDXQ30 109   1,24   1,15%

8 benteng fiskal dalam menghadapi krisis 2012


Selasa, 12 Juni 2012 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,45% ke 5.841,83 pada Kamis (27/5). IHSG mendapat sokongan saham-saham big cap yang menguat.


Reporter: Nina Dwiantika, Amailia Putri H, Christine Nababan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Berikut adalah penanganan fiskal untuk menghadapi krisis:

1. Penambahan alokasi untuk berbagai program di bidang infrastruktur

2. Penambahan anggaran pendidikan

3. Penyediaan dana ketahanan pangan dan pembangunan energi

4. Penarikan utang siaga dari kreditur asing senilai US$ 5,5 miliar untuk mengamankan pendanaan defisit

5. Menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak menjadi Rp 24,3 juta setahun

6. Pada APBN-P 2012 pasal 43 danPasal 43 A menegaskan tata cara pemerintah jika terjadi keadaan darurat. Seperti indikator keadaan darurat apabila a). Proyeksi pertumbuhan ekonomi paling rendah 1% di bawah asumsi. b) Proyeksi indikator ekonomi makro lainnya mengalami deviasi paling rendah sebesar 10% dari asumsi. c). Prognosa indikator lifting dengan deviasi paling rendah 5%.

7. Pemerintah memasukan lembaga keuangan non bank dalam industri keuangan berisiko sistemik di RUU Jaring Pengaman Sektor Keuangan (JPSK) dan mempercepat pembahasan.

8. Pemerintah, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperbaiki mekanisme penanganan krisis keuangan (crisis management protocol)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×