kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

70 Orang Tertimbun Hidup-hidup di Malalak


Senin, 05 Oktober 2009 / 12:06 WIB
70 Orang Tertimbun Hidup-hidup di Malalak


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Hendra Gunawan

PADANG. Gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter (RS) juga mengakibatkan longsor di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kondisi ini diperkirakan menelan korban jiwa sebanyak 70 orang. "Baru 20 orang yang sudah ditemukan," kata Rahman, Kepala Informasi dan Komunikasi Kabupaten Agam di Padang (5/10).

Meski hanya menggunakan peralatan manual, seperti pacul, pencarian korban masih berlangsung. Sementara, alat berat yang digunakan pemkab Agam belum bisa mencapai titik lokasi karena terputusnya jalur darat.

Adapun Nagari (Desa) yang mengalami longsor terjadi pula di Malalak Selatan, Malalak Utara, dan Malalak Timur. Sementara korban terbanyak berada di Malalak Selatan. Sebaliknya, di Malalak Timur tidak terdapat korban.

Adapun sekitar 3.000 rumah warga di Kecamatan Malalak rubuh tertimpa longsoran dan gempa. Saat ini, tim evakuasi telah diturunkan, antara lain dari TNI, Polri dan Tagana. "Kami saat ini membutuhkan banyak obat-obatan," kata Rahman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×