Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membeberkan sejumlah capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Capaian yang disoroti meliputi investasi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, kesehatan, hingga pengelolaan aset negara.
Teddy menyebut realisasi investasi sebesar Rp 3.923 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan. Investasi tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang.
"Pemerintah juga melanjutkan agenda hilirisasi melalui peletakan batu pertama 26 proyek. Salah satunya pengembangan proyek baterai kendaraan listrik yang dalam video capaian pemerintah disebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara," kata Teddy dalam keterangan resminya, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga: Dua Tahun Prabowo, Penyerapan Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan
Di sektor pangan, Teddy mengklaim telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan. Cadangan beras pemerintah juga tercatat mencapai 5,2 juta ton, yang disebut sebagai rekor tertinggi dalam sejarah Indonesia.
Selain ketahanan pangan, program MBG menjadi salah satu program prioritas yang disoroti. Pemerintah menyebut program tersebut telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.
Di bidang pendidikan, pemerintah mencatat keberadaan 265 Sekolah Rakyat dan kembalinya 43.000 anak jalanan ke bangku sekolah.
"Pemerintah juga telah merenovasi 30.000 sekolah serta mendistribusikan 288.180 layar interaktif untuk mendukung kegiatan belajar mengajar," lanjutnya.
Sementara itu, insentif bagi guru honorer disebut meningkat sebesar 30%. Adapun di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis diklaim telah memberikan 108 juta layanan, disertai pembangunan 22 rumah sakit baru untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.
Pemerintah juga menyoroti pembangunan infrastruktur dan perumahan. Dalam dua tahun pertama, sebanyak 400.000 rumah disebut telah selesai diperbaiki. Pembangunan infrastruktur lainnya mencakup lebih dari 9.000 kilometer jaringan irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan melalui program Inpres, serta 3.000 titik air bor baru.
Di sektor kelautan, pemerintah mengembangkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih. Sementara di bidang energi, pemerintah menampilkan capaian program BBM Solar B50 sebagai bagian dari agenda swasembada energi.
Pemerintah juga menyebut pembangunan Kampung Haji sebagai salah satu program di bidang pelayanan keagamaan.
Selain program pembangunan, pemerintah turut menyoroti upaya penataan aset dan keuangan negara. Dalam video tersebut, pemerintah mencatat penyelamatan kekayaan negara senilai lebih dari Rp 54,8 triliun serta pelunasan utang obligasi terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 218,3 triliun.
Pemerintah juga menyebut penutupan 290 badan usaha milik negara (BUMN) yang diklaim dapat menghasilkan penghematan sekitar Rp 50 triliun per tahun.
Meski memaparkan sejumlah capaian, pemerintah mengakui masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan pemerintah pada tahun-tahun mendatang.
Teddy menegaskan, pemerintah akan melanjutkan berbagai program prioritas untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.
“Dua tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkas Teddy.
Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Begini Kinerja Sektor Pariwisata
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













