kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

114 proyek infrastruktur akan dibiayai via sukuk


Minggu, 30 Agustus 2015 / 12:29 WIB
114 proyek infrastruktur akan dibiayai via sukuk


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah berencana akan membiayai beberapa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dengan menggunakan surat berharga syariah negara (SBSN) alias sukuk di 2016. Setidaknya, ada 114 proyek jalan, jembatan dan fly over bernilai total Rp 7,2 triliun yang akan dibangun dengan mekanisme pendanaan tersebut.

Proyek- proyek tersebut antara lain; proyek pelebaran jalan Maros- Watampone sepanjang 8,5 kilometer dengan nilai Rp 43,6 miliar, pembangunan jalan bebas hambatan Solo- Kertosono Seksi I sepanjang 0,7 kilometer dengan total kebutuhan Rp 432, 7 miliar, dan proyek perpanjangan Jembatan Cakung- Cilincing A dengan panjang 294,5 meter dengan total kebutuhan anggaran Rp 78,5 miliar.

Wismana Adi Suryadibrata, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas mengatakan, daftar proyek yang akan dibiayai dengan sukuk tersebut sudah masuk dalam RAPBN 2016.

"Itu sudah masuk nota keuangan dan disetujui masuk dalam RAPBN 2015," katanya akhir pekan kemarin.

Wismana bilang, selain proyek jalan dan jembatan tersebut ada juga proyek lain yang akan dibiayai dengan sukuk. Proyek tersebut tersebar di dua kementerian; Kementerian Agama dan Kementerian Perhubungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×