NASIONAL
Berita
TNI sudah terima tank Leopard sebelum ultah

PEMBELIAN ALUTSISTA

TNI sudah terima tank Leopard sebelum ultah


Telah dibaca sebanyak 3224 kali
TNI sudah terima tank Leopard sebelum ultah

JAKARTA. Kalau tidak ada aral melintang, sebelum 5 Oktober 2013 nanti, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) SUDAH akan memiliki tank Leopard dari Jerman. Hal itu dikatakan Kepala Staf TNI AD, Jenderal Pramono Edhie Wibowo di Kantor Presiden, Rabu (15/5).

Ia mengatakan sejumlah alat-alat tempur TNI AD yang dipesan dari Jerman, termasuk tank Leopard, prosesnya pembeliannya tetap berjalan dan sesuai dengan rencana. "Kita harapkan tahun ini akan datang, ada uji coba misalnya manufer dengan penembakan, kita berharap sebelum tanggal 5 Oktober alat-alat itu sudah datang," ujar Pramono. 

Pramono bilang, TNI AD telah memesan sebanyak 164 alat perang. Alat perang tersebut berupa Main Battle Tank dan tank pendukung lainnya. KSAD merinci bahwa alat-alat perang itu terdiri dari 104 tank Leopard, 50 Marder 1A2 Infantry Fighting Vehicles, 4 Armored Recovery Vehicles, 3 Mobile Bridge-Layers, dan 3 AEV Armored Engineering Vehicles.

Adik ipar Presiden SBY ini menuturkan dari total 164 alat perang tersebut, 50 tank Marder itu merupakan bonus dari pemerintah Jepang karena Indonesia memesan cukup banyak alat perang. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak menambah anggaran atas bonus tersebut. "Tadinya dalam perencanaan US$ 280 juta itu kan dapat 44 unit. Setelah kami ke sana, kami lakukan negosiasi, ternyata kami bisa dapat 164 unit," bebernya.

Nantinya alat-alat perang itu akan dikirim ke Indonesia secara bertahap, dan diharapkan proses pengiriman itu sudah rampung sebelum 5 Oktober tahun ini. Meskipun demikian, Pramono tidak merinci tahap-tahap pengiriman alat berat itu. Yang jelas, kata Pramono, pengiriman semua alat-alat perang itu tidak dilakukan sekaligus.

Editor: Amal Ihsan
Telah dibaca sebanyak 3224 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..