kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.867   24,00   0,14%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Sri Mulyani waspadai deflasi Agustus


Kamis, 01 September 2016 / 21:41 WIB
Sri Mulyani waspadai deflasi Agustus


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Penurunan harga yang terjadi pada bulan Agustus 2016 ini ternyata tidak membuat pemerintah puas. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku ada sinyal yang harus diwaspadai dari kondisi deflasi itu.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statitsik (BPS) hari ini mengumumkan pada Agustus 2016 terjadi deflasi sebesar 0,02%.

"Ada tone waspada, karena deflasi bukan karena harga turun, tapi permintaan yang melemah," kata Sri Mulyani, Kamis (1/9) di Jakarta.

Ia menilai, deflasi dipengaruhi karena dampak berakhirnya masa lebaran. Jika pada lebaran, banyak masyarakat yang mengeluarkan uangnya untuk konsumsi.

Saat ini, banyak masyarakat yang mulai kembali menahan mengurangi konsumsinya. Akibatnya, permintaan atas kebutuhan barang dan jasa juga turun. Nah, seperti hukum ekonomi, ketika permintaan turun maka terjadi penurunan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×