: WIB    --   
indikator  I  

Pasokan ikan masih minim, ini penyebabnya

Pasokan ikan masih minim, ini penyebabnya

KONTAN.CO.ID - Rencana pemindahan industri pengolahan ikan milik Jepang, Itochu Corporation, dari Thailand ke Indonesia harus diikuti dengan kenaikan bahan baku perikanan yang lebih banyak di dalam negeri.

Apalagi jika kemudian rencana pemindahan pabrik pengolahan ikan Itochu Corporation ke Indonesia ini diikuti pula oleh sejumlah industri pengolahan ikan lainnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo mengatakan, ketersediaan bahan baku ikan dalam negeri masih sangat terbatas. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan ikan dalam negeri sendiri tidak cukup.

"Berdasarkan data Departemen Perindustrian Indonesia masih kekurangan bahan baku ikan sekitar 1,7 juta ton," ujar Budhi Wibowo, Senin (28/8).

Budhi menjelaskan, saat ini rata-rata kebutuhan bahan baku industri pengolahan ikan baru terpenuhi 50% dari kapasitas produksi. Karena itu, ia menilai kehadiran industri pengolahan ikan dari Jepang ke Indonesia justru akan menciptakan perebutan pasokan bahan baku.

Ia mendesak KKP memenuhi dulu kebutuhan industri perikanan nasional baru mengundang industri perikanan asing. Ini menjadi respon dari informasi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mengungkapkan bahwa Itochu akan merelokasi pabriknya yang ada di Thailand ke Indonesia.

Susi berharap Itochu dapat memperkuat fasilitas pengolahan ikan di Indonesia. Kehadiran Itochu ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke Jepang dan memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang terus meningkat. "Itochu akan memindahkan pabrik pengolahan ikannya karena ketiadaan raw material di Thailand," terang Susi.


Reporter Abdul Basith
Editor Barratut Taqiyyah Rafie

KEMARITIMAN DAN SUMBER DAYA

Feedback   ↑ x
Close [X]