kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.340
  • LQ451.101,79   1,60   0.15%
  • SUN105,56 -0,84%
  • EMAS588.852 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Menpar lantik eselon baru, minta capai target 20 juta wisman

Kamis, 11 Januari 2018 / 10:59 WIB

Menpar lantik eselon baru, minta capai target 20 juta wisman
ILUSTRASI. NULL

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya telah melantik pejabat Eselon I, II, III, dan IV di lingkungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pelantikan pejabat yang akan menempati posisi baru dalam program restrukturisasi organsisasi Kemenpar itu diharap dapat memenuhi tuntutan strategis mencapai visi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2019.

"Saya sudah mencermati struktur organisasi yang selama ini kita gunakan dan saya berkesimpulan bahwa dengan struktur organisasi tersebut mustahil kita bisa mewujudkan visi 2019,” kata Menpar Arief Yahya dalam keterangan yang diterima KONTAN, Kamis (11/1).

Menpar Arief Yahya menjelaskan, struktur organisasi lama masih dominan menggunakan dimensi fungsi (functional structure), sedangkan dalam organisasi baru menggunakan dimensi customer sebagai yang utama.

“Pada hakekatnya Kemenpar adalah kementerian pemasaran tugasnya adalah memasarkan produk destinasi wisata untuk mendatangkan 20 juta wisman, bukan sekadar menjalankan aktivitas rutin kepemerintahan,” kata Arief Yahya.

Melalui restrukturisasi organisasi, kata Arief Yahya berharap Kemenpar menjadi lebih berfokus pada pelanggan atau wisatawan dan diharapkan akan lebih sensitif dalam memahami kebutuhan wisatawan dan lebih adaptif menciptakan produk-produk wisata untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

Struktur baru organisasi Kemenpar terdiri dari empat deputi yaitu Deputi Pengembangan Pemasaran (Zona I dan II), Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Pariwisata yang semuanya akan lebih fokus kepada wisatawan.

Untuk struktur Deputi Pengembangan Pemasaran disusun dengan menempatkan dimensi area sebagai primary dimension (area-based structure) mewakili originasi wisatawan atau customer yang terbagi dalam dua kelompok besar area yaitu Zona I (Indonesia, ASEAN, Australia, Oceania) dan Zona II (Asia, Afrika, Amerika, Eropa).

Sementara struktur Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata juga menempatkan area sebagai primary dimension dengan menempatkan tiga area kerja yaitu: Regional I (wilayah Barat), Regional II (wilayah Tengah), dan Regional III (wilayah Timur). “Di samping mengembangkan destinasi wisata di tiga regional tersebut, deputi ini juga bertanggung jawab mengembangkan investasi pariwisata dan mengembangkan infrastruktur/ekosistem kepariwisataan,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengingatkan bahwa untuk mewujudkan visi mendatangkan 20 juta wisman di tahun 2019 diperlukan tim kerja yang solid. Untuk ini para pejabat yang baru dilantik merupakan tim yang bekerja dalam satu kesatuan dalam rangka mencapai target dan indikator kinerja utama yang jelas dan terukur secara kuantitatif maupun kualitatif.

Pejabat yang dilantik Kamis lalu, terdiri atas 4 pejabat Eselon I (Pejabat Pimpinan Tinggi Madya) berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) no. 146/TPA TAHUN 2017, 11 pejabat Eselon II (Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama); dan 316 pejabat Eselon III dan IV (Pejabat Adminstrastor dan Pejabat Pengawas) di lingkungan Kemenpar dan Pejabat di lingkungan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dan Badan Pelaksana Otorita Borodudur.


 


Reporter Jane Aprilyani
Editor : Sanny Cicilia

INDUSTRI PARIWISATA

Berita terbaru Nasional

TERBARU
MARKET
IHSG
9,63
6.500,53
0.15%
 
US/IDR
13.334
0,02
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy