kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Beberapa ekonom ini memprediksi surplus neraca dagang akan naik di Februari 2021


Minggu, 14 Maret 2021 / 22:34 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa ekonom memperkirakan neraca perdagangan Februari 2021 masih akan mengalami surplus. Bahkan, akan meningkat dari surplus pada Januari 2021.

Kepala ekonom Bank Permata memperkirakan neraca perdagangan Februari 2021 surplus US$ 2,62 miliar.

“Pelebaran neraca dagang pada Februari 2021 diperkirakan cenderung akibat penurunan pertumbuhan impor secara bulanan,” ujar Josua kepada Kontan.co.id, Minggu (14/3).

Penurunan impor secara bulanan disebabkan oleh menurunnya aktivitas manufaktur Indonesia, terindikasi dari penurunan PMI Indonesia, menjadi 50,9 dari bulan sebelumnya yang sebesar 52,2/

Meski demikian, Josua mengatakan laju pertumbuhan tahunan kinerja impor bakal tumbuh positif 9,97% yoy. Ini disebabkan, rendahnya kinerja impor pada Februari 2020 lalu.

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri perkirakan neraca perdagangan Februari 2021 surplus US$ 2,36 M

Dari sisi ekspor, Josua melihat ekspor secara bulanan juga akan mengalami penurunan. Ini disebabkan oleh penurunan permintaan dari negara-negara mitra dagang Indonesia, seperti India, China, juga Amerika Serikat (AS), yang terlihat dari penurunan PMI Manufaktur negara-negara tersebut.

Namun, penurunan ekspor secara bulanan diyakini tak terlalu dalam, sejalan dengan masih bertumbuhnya harga komoditas utama unggulan Indonesia, seperti Crude Palm OIl (CPO).

Namun, bila dilihat secara tahunan, Josua yakin ekspor akan tumbuh positif 9,97% yoy. Hanya, ini melambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan tahunan bulan sebelumnya yang mencpai 12,24% yoy.

Senada dengan Josua, Kepala ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan neraca perdagangan pada bulan Februari 2021 akan surplus US$ 2,19 miliar.

David juga memperkirakan, pergerakan ekspor pada bulan Februari 2021 akan tumbuh positif 5,8% yoy. Sementara, impor akan tumbuh 9,8% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×