kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Wakil rakyat sumringah dana parpol naik


Senin, 28 Agustus 2017 / 20:47 WIB


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - Rencana pemerintah mengerek dana partai politik (parpol) yang semula Rp 108 per suara sah menjadi Rp 1.000 per suara sah mendapat sambutan positif wakil rakyat.

Ketua DPP PDI-P sekaligus anggota Komisi I DPR, Andreas Hugo Pereira melihat langkah tersebut sebagai tanggung jawab negara terhadap pembangunan lembaga partai politik. Sebab tidak ada negara demokrasi tanpa pelembagaan parpol yang kuat.

"Penambahan anggaran ini harusnya dilihat sebagai dukungan negara dan aspek tanggungjawabnya untuk membangun pelembagaan parpol yang kuat," jelas Andreas usai rapat dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di kawasan parlemen, Senin (28/8).

Nominal Rp 1.000 per suara sah dinilai cukup relatif dan harus disesuaikan dengan kebutuhan parpol.

"Mana ada sih kebutuhan manusia yang cukup, karena pasti saja ada yang tidak cukup. Maka harus dicukupkan" ujarnya.

Soal penambahan iuran anggota parpol, Andreas menganggap hal tersebut sebagai suatu kewajiban dan tanggungjawab individu kepada parpol.

"Seharusnya berlaku wajib. Tetapi ini tergantung AD/ART masing-masing parpol," tuturnya. Ia menilai pembiayaan parpol merupakan tanggung jawab publik yang sifatnya sukarela.

Untuk PDI-P sendiri, pembiayaan dari anggota partai didinilai masih belum efektif. Sedangkan pembiayaan yang cukup efektif berasal dari kader partai di legislatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×