kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Tol laut dikuasai barang-barang dari perusahaan swasta


Rabu, 30 Oktober 2019 / 17:40 WIB
Tol laut dikuasai barang-barang dari perusahaan swasta
ILUSTRASI. Sejumlah penumpang berada di dalam Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 110 saat bersandar di Pelabuhan Jetty Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Rabu (3/4/2019). Pemerintah pada 2019 akan terus mengoptimalkan semua elemen armada tol laut sebagai kewajiban pelayanan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) keluhkan transportasi tol laut yang dikuasai oleh pengiriman barang-barang dari perusahaan swasta.

Hal itu berdampak buruk bagi harga penggunaan tol laut. Jokowi bilang perusahaan swasta melakukan pengaturan harga terhadap penggunaan tol laut.

"Akhir-akhir ini rute-rute yang ada ini barang-barangnya dikuasi swasta sehingga harga barang ditentukan perusahaan ini," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (30/10).

Baca Juga: PP Presisi optimistis capai target akhir tahun 2019

Padahal tol laut diluncurkan agar menekan biaya logistik. Oleh karena itu Jokowi meminta penyelesaian untuk memberikan kompetitor dalam pengaturan harga.

Selama ini tol laut yang sudah berjalan dinilai membantu menekan inflasi di daerah. Jokowi bilang inflasi turun sekitar 20% hingga 30% setelah adanya tol laut.

Permintaan terkait penambahan rute tol laut pun dikeluhkan. Begitu pula dengan frekuensi sehingga kapal tol laut bisa lebih sering merapat di pelabuhan. "Frekuensi kedatangan di pelabuhan ditambah, rute trayek ditambah," terang Jokowi.

Baca Juga: BPTJ: Optimalisasi Terminal Pondok Cabe butuh dukungan semua pihak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×