kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Tingkatkan perdagangan, presiden akan ke Iran


Senin, 18 Mei 2015 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Buah alpukat


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan, pemerintah akan menyasar sejumlah pasar potensial untuk meningkatkan ekspor, salah satunya Iran. 

Rachmat menuturkan, ekspor ke Iran pada tahun-tahun lalu mencapai US$ 4 miliar. Akan tetapi, pada saat ini ekspor ke Iran hanya mampu mencapai US$ 400 juta. “Pak Jokowi mau mengembalikan dan meningkatkan perdagangan dengan Iran. Saya, Pak Menko Perekonomian (Sofyan Djalil), dan Presiden akan bertolak ke Iran untuk membicarakan potensi ini,” kata Rachmat, di Jakarta, Senin (18/5). 

Selain meningkatkan perdagangan ke Iran, Rachmat menuturkan pemerintah juga akan menggarap pasar Afrika Selatan, serta pasar di negara-negara Timur Tengah. 

Rachmat mengaku sudah melakukan penjajakan potensi pasar di wilayah-wilayah tersebut. Rachmat menambahkan, saat ini pemerintah Indonesia tengah mencoba menembus pasar Uni Eropa, yang hingga saat ini dirasakan masih sulit. 

“Kalau kita tidak kerjasama dengan Uni Eropa, fasilitas yang kita dapatkan tidak akan sebaik yang didapatkan Vietnam,” ucap Rachmat. 

Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan April 2015 mencetak surplus US$ 454,4 juta. Surplus neraca perdagangan disumbang oleh India, Amerika Serikat, Filipina, Belanda, dan Pakistan. 

“Tapi ada juga negara mitra dagang yang menjadi penyumbang defisit perdagangan non-migas, diantaranya Korea Selatan, Thailand, Australia, Jepang, dan Tiongkok,” kata Rachmat. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×