kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Timothy Geithner Resmi Jadi Menteri Keuangan


Selasa, 27 Januari 2009 / 14:03 WIB


Sumber: AP, USAtoday |

WASHINGTON. New York Federal Reserve Bank President Timothy Geithner akhirnya mendapat konfirmasi bahwa dirinya menjadi Treasury secretary pada pemerintahan Presiden Barack Obama meskipun kelalaian pembayaran pajaknya telah membuat anggota senat menolak dirinya.

"Pekerjaan Tim akan dimulai. Kita tidak bisa membuang waktu," kata Obama, yang berdiri di sebelah Geithner saat ia diambil sumpah oleh Wakil Presiden Joe Biden.

"KIta berada di titik tantangan yang paling maksimal dalam perekonomian kita dan di negeri kita," imbuh Geithner.

Anggota senat telah melakukan voting dengan hasil 60-34 untuk meletakkan Geithner dalam tim adminstrasi perekonomian dalam pemerintahan Obama. Pengambilan sumpah ini berjalan kurang dari satu jam, dan pemerintahan Obama menekankan bahwa tidak ada waktu untuk mencoba-coba di tengah krisis finansial seperti ini.

Obama menegaskan, telah terjadi kehilangan kepercayaan dan rasa percaya diri sehingga membuat sistem finansial berada di dalam bahaya.

Mengenai kelalaian pajak oleh Geithner, Juru Bicara White House Robert Gibbs mengatakan bahwa Geithner telah memberikan ganti rugi. Ia telah membayar pajak dan pinalti. Gibbs menekankan bahwa talenta Geithner sangatlah dibutuhkan untuk mengemudikan AS keluar dari krisis.

Geithner dulu juga sempat meladeni Bill Clinton dalam pemerintahannya. Sebagai President of the New York Federal Reserve Bank, ia merupakan pemain kunci dalam pemerintahan untuk merespons industri finansial yang kolaps sejak musim panas tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×