kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Temui SBY, menteri pertanian bantah terlibat suap


Rabu, 13 Februari 2013 / 11:16 WIB
ILUSTRASI. PT Trimegah Asset Management (TRAM)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Pertanian Suswono akhirnya memenuhi panggilan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia memasuki Istana Negara sekitar pukul 10.05 WIB, Rabu (13/2).

Ketika datang, Suswono membantah terlibat suap dalam penetapan kuota impor daging sapi. "Saya yakin tidak. Sama sekali tidak terkait dengan kasus Luthfi, sama sekali," katanya.

Luthfi yang dimaksud adalah kolega Suswono di Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bekas Presiden PKS ini telah ditetapkan sebagia tersangka atas dugaan suap kuota impor daging sapi.

Luthfi yang juga mantan anggota DPR ini mengaku pernah berkomunikasi dengan Suswono. Ketika itu dia menanyakan soal daging sapi.

Suswono berencan menjelaskan kepada presiden soal kasus ini. Sebelumnya, SBY saat berada di luar negeri berjanji akan memanggil Suswono untuk menjelaskan soal impor daging sapi ini.

Suswono berjanji akan menjelaskan hasil pertemuannya dengan SBY. "Nanti, tunggu saja," katanya sembari memasuki Istana Negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×