kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Temui Jokowi, Chandra Asri Minta tax holiday


Jumat, 04 September 2015 / 11:51 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sejumlah petinggi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk pagi tadi mendatangi Istana Merdeka, untuk bertemu presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedatangan mereka terkait keinginannya untuk mendapatkan fasilitas pembebasan pajak atau tax holiday.

Human Resources and Corporate Administration Chandra Asri Suryandi mengatakan, mereka sudah mengajukan permohonan fasilitas tax holiday sejak beberapa tahun lalu. Namun, hingga kini permohonan tersebut belum dikabulkan pemerintah.

Adapun, permohonan diajukan karena perusahaan produsen bahan baku plastik tersebut memang akan mengembangkan pabriok mereka. Bahkan, mereka sudah menggandeng kerjasama dengan pabrik ban Michelin.

Rencananya pabrik tersebut akan dibangun di Anyer, Cilegon, Banten. Kapasitas pabriknya bisa mencapai 120.000 ton per tahun.

Oleh karenanya, Chandra Asri melakukan potong kompas dengan menemui Jokowi. "Ini industri pionir, pengajuan tax holiday sudah dilakukan cuma belum selesai," ujar Suryandi, Jumat (4/9) di Istana Negara, Jakarta.

Namun, rencana tersebut masih belum terealisasi karena pihak Michelin masih menunggu fasilitas tax holiday tersebut. Selain akan mengembangkan pabrik ban, Chandra Asri sendiri berencana mengembangkan kapasitas produksi mereka sebesar 43% dari kapasitas yang ada saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×