kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Tanzania Minta Indonesia Buka Pabrik Alat Pertanian


Jumat, 11 September 2009 / 15:27 WIB


Reporter: Hans Henricus |


JAKARTA. Pembangunan sektor pertanian di Indonesia dibidik nagara asal benua Afrika, yaitu Tanzania. Negara di pesisir timur benua Afrika itu meminta Pemerintah Indonesia mendorong para investor mengembangkan sektor pertanian.

Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan Pemerintah Tanzania meminta para investor Indonesia mau membuka pabrik pembuatan alat pendukung sektor pertanian.

"Mereka sudah melihat potensi Indoensia, khususnya traktor," ujar Anton seusai mendampingi Presiden menerima Perdana Menteri Tanzania, Mizengo Peter Pinda, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/9).

Menurut Anton, Pemerintah berencana mengirim para tim ahli, investor dan para petani yang memiliki kisah sukses mengembangkan sektor pertanian untuk membantu Pemerintah Tanzania.

Rencana pengiriman tim ke Tanzania itu akan dimatangkan lagi saat kedua negara menggelar Joint Commision Meeting pada November nanti di Makassar. "Ini berkaitan dengan kerjasama pertanian, termasuk menggandeng sektor swasta," ujar Anton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×