kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   15.000   0,76%
  • USD/IDR 16.808   20,00   0,12%
  • IDX 6.421   -17,24   -0,27%
  • KOMPAS100 924   -2,34   -0,25%
  • LQ45 719   -3,74   -0,52%
  • ISSI 205   0,45   0,22%
  • IDX30 374   -2,19   -0,58%
  • IDXHIDIV20 452   -2,45   -0,54%
  • IDX80 105   -0,30   -0,29%
  • IDXV30 111   0,26   0,23%
  • IDXQ30 123   -0,51   -0,42%

Tanzania Minta Indonesia Buka Pabrik Alat Pertanian


Jumat, 11 September 2009 / 15:27 WIB


Reporter: Hans Henricus |


JAKARTA. Pembangunan sektor pertanian di Indonesia dibidik nagara asal benua Afrika, yaitu Tanzania. Negara di pesisir timur benua Afrika itu meminta Pemerintah Indonesia mendorong para investor mengembangkan sektor pertanian.

Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan Pemerintah Tanzania meminta para investor Indonesia mau membuka pabrik pembuatan alat pendukung sektor pertanian.

"Mereka sudah melihat potensi Indoensia, khususnya traktor," ujar Anton seusai mendampingi Presiden menerima Perdana Menteri Tanzania, Mizengo Peter Pinda, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/9).

Menurut Anton, Pemerintah berencana mengirim para tim ahli, investor dan para petani yang memiliki kisah sukses mengembangkan sektor pertanian untuk membantu Pemerintah Tanzania.

Rencana pengiriman tim ke Tanzania itu akan dimatangkan lagi saat kedua negara menggelar Joint Commision Meeting pada November nanti di Makassar. "Ini berkaitan dengan kerjasama pertanian, termasuk menggandeng sektor swasta," ujar Anton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×