kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sychelles, negara tax haven gemar investasi di RI


Senin, 09 Mei 2016 / 17:22 WIB


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Sychelles akhir-akhir ini hangat diperbincangkan media massa karena merupakan salah satu negara tujuan tax haven. Menariknya, ternyata pertumbuhan realisasi investasi dari Sychelles ke Indonesia menempati peringkat dua besar setelah Prancis.

Berdasarkan data realisasi investasi asing yang dirilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) beberapa waktu lalu, tercatat bahwa dalam lima tahun terakhir (2010-2015) pertumbuhan realisasi investasi dari Sychelles mencapai 1.607%. Dari US$ 8,42 juta di tahun 2010 melonjak menjadi US$ 143,73 juta di akhir tahun 2015.

Prancis, sebagai negara dengan pertumbuhan tertinggi, berhasil menanamkan investasi sebesar US$ 131,57 juta di tahun 2015. Lima tahun sebelumnya, baru sebesar US$ 3,34 juta. Artinya, realisasi penanaman modal tumbuh 3.839,22%.

Berikut daftar lima negara dengan pertumbuhan realisasi investasi terbesar di Indonesia:

1) Prancis (3.839,22%)
2) Sychelles (1.607,01%)
3) Malaysia (551,77%)
4) Italia (344,39%)
5) Jepang (303,73%)

Namun jika melihat total realisasi penanaman modal asing di akhir tahun 2015 yang mencapai US$ 29,27 miliar, tentu kontribusi investasi dari Sychelles masih minim yakni baru mencapai 0,49%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×