kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.083   -27,00   -0,15%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Susi: Blue economy, tak ada lagi kapal kayu


Selasa, 11 Juli 2017 / 23:17 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah akan mengganti kapal kayu dengan fiber secara bertahap. Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti ketika rapat kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Komisi IV DPR  mengatakan bahwa untuk menuju cita-cita blue economy, kapal perlu dibuat ramah lingkungan.

"Penggunaan material kayu dapat berakibat pada pengerusakan lingkungan," ujar Susi, Selasa (11/7).

Penggunaan kayu untuk kapal sudah dipandang sebagai kearifan lokal bagi masyarakat. Namun, Susi menerangkan bahwa material fiber lebih ramah lingkungan.

Berat kayu membuat penggunaan bahan bakar untuk kapal lebih banyak. Selain itu kapal berbahan dasar fiber akan dibuat berbagai model sesuai kondisi perairan di suatu daerah.

Saat ini sudah terdapat 25 jenis kapal berbahan fiber. Susi bilang, ke depannya semua kapal akan dibuat menggunakan fiber atau metal untuk skala besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×