CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.550   21,00   0,12%
  • IDX 6.669   -9,68   -0,14%
  • KOMPAS100 877   0,24   0,03%
  • LQ45 662   -1,82   -0,27%
  • ISSI 234   0,12   0,05%
  • IDX30 368   -1,15   -0,31%
  • IDXHIDIV20 457   -0,46   -0,10%
  • IDX80 100   0,05   0,05%
  • IDXV30 128   0,60   0,47%
  • IDXQ30 118   -0,42   -0,36%

Susi: Blue economy, tak ada lagi kapal kayu


Selasa, 11 Juli 2017 / 23:17 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah akan mengganti kapal kayu dengan fiber secara bertahap. Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti ketika rapat kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Komisi IV DPR  mengatakan bahwa untuk menuju cita-cita blue economy, kapal perlu dibuat ramah lingkungan.

"Penggunaan material kayu dapat berakibat pada pengerusakan lingkungan," ujar Susi, Selasa (11/7).

Penggunaan kayu untuk kapal sudah dipandang sebagai kearifan lokal bagi masyarakat. Namun, Susi menerangkan bahwa material fiber lebih ramah lingkungan.

Berat kayu membuat penggunaan bahan bakar untuk kapal lebih banyak. Selain itu kapal berbahan dasar fiber akan dibuat berbagai model sesuai kondisi perairan di suatu daerah.

Saat ini sudah terdapat 25 jenis kapal berbahan fiber. Susi bilang, ke depannya semua kapal akan dibuat menggunakan fiber atau metal untuk skala besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×