CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Soal Yerusalem, pemerintah panggil duta besar AS


Jumat, 08 Desember 2017 / 17:02 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyatakan, telah memanggil Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan terkait pengakuan sepihak Amerika atas Yerusalem.

Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri mengatakan, dalam pemanggilan tersebut, pemerintah kembali menyatakan sikap atas pengakuan tersebut dan berharap Amerika mempertimbangkan kembali putusan pengakuan tersebut.

Indonesia juga kembali tegas menyatakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam mendapatkan kemerdekaannya. "Kami sudah nyatakan kembali itu semua, sesuai instruksi presiden," katanya dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (8/12).

Presiden Amerika Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Sebagai bentuk pengakuan, Trump telah memerintahkan jajarannya untuk memindahkan kedutaan besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Retno mengatakan, tiga jam sebelum pengumuman tersebut, sebenarnya pemerintah sudah berupaya mengontak Tillerson, United States Secretary of State agar pengakuan tersebut tidak dilakukan.

Tapi, Tillerson mengatakan, Trump sudah mengambil keputusan. "Sampai jam- jam terakhir kami masih berusaha keras dalam menjalankan diplomasi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×