kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Soal Reshuffle, Bahlil: Itu Hak Prerogatif Presiden


Rabu, 28 Januari 2026 / 16:21 WIB
Diperbarui Rabu, 28 Januari 2026 / 16:23 WIB
Soal Reshuffle, Bahlil: Itu Hak Prerogatif Presiden
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (KONTAN/Diki Mardiansyah) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia buka suara terkait kabar reshuffle kabinet Merah Putih. ?


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia buka suara terkait kabar reshuffle kabinet Merah Putih. 

Bahlil menegaskan bahwa kebijakan reshuffle merupakan hak preogratif presiden. Menurutnya, sebagai menteri pihaknya tidak memiliki hak untuk menjawab hal ini. 

"Menteri-menteri kan pembantu presiden, jangan membuat gerakan tambahan. Semua diserahkan pada presiden," ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026). 

Bahlil pun enggan menjawab saat ditanya apakah Golkar mengirim nama khusus usai isu perombakan kabinet ini menguat. 

Baca Juga: KKP: 19 Kampung Nelayan Sudah Rampung Dibangun per Januari 2026

Ketua Umum Golkar ini kembali menegaskan bahwa kewenangan reshuffle menjadi hak prerogatif Kepala Negara. 

"Semua keputusan kita serahkan kepada Bapak Presiden," ungkap Bahlil. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet siang ini, Rabu (28/1/2026). Namun begitu, belum ada informasi siapa saja calon pejabat yang akan merapat ke Istana Kepresidenan. 

Berdasarkan berita beredar, ada beberapa nama yang masuk kedalam bursa calon pembantu presiden yakni, Juda Agung yang dikabarkan akan dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Selanjutnya, Budi Dwiwandono yang dikabarkan akan dilantik sebagai Menteri Luar Negeri dan Sugiono yang disebut akan ditugaskan sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat. 

Hingga kini, pantauan Kontan di Istana belum ada satu pun pejabat yang merapat.

Baca Juga: Resmi! Ini Aturan Pakaian Dinas ASN 2026, Cek Jadwal Penggunaan Batik Korpri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×