kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Soal presiden tiga periode, Muhammadiyah: Tunggu reformasi jilid II


Kamis, 24 Juni 2021 / 18:21 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyentil tentang wacana presiden tiga periode. Menurutnya, bila ini terjadi, bukan tak mungkin peristiwa reformasi 1998 akan kembali terjadi. 

“Ya maaf, tunggu reformasi jilid kedua. Kalau reformasi jilid 1 terjadi karena masyarakat sudah muak. Makanya, kalau lanjut 3 periode ya di tengah jalan akan dijatuhkan,” ujarnya, Kamis (24/6). 

Anwar mewanti-wanti betul agar selesai masa jabatan, Presiden RI Joko Widodo turun dengan baik-baik. Agar kericuhan tidak kembali terjadi. 

Baca Juga: Pendukung Jokowi ini kini mendeklarasikan dukungan untuk Anies Baswedan

Ia juga meminta agar siapa saja pencetus di balik layar terkait masa jabatan tiga periode ini untuk berhenti. 

Karena dari pengalaman lebih dari dua dekade silam, pencetus ini malah yang tidak bertanggung jawab. 

“Jangan berniatlah memanjangkan periode. Para pembisik-pembisik ini di tahun 1998 malah menjadi orang yang lari pertama kali ketika terjadi reformasi,” tandasnya. 

Selanjutnya: Mantan Presiden Filipina Benigno Aquino meninggal pada usia 61 tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×