kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Seolah melayat, pegawai KPK kibarkan bendera kuning


Rabu, 18 September 2019 / 05:29 WIB

Seolah melayat, pegawai KPK kibarkan bendera kuning
ILUSTRASI. Aksi teatrikal Pemakaman KPK


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi mengibarkan bendera kuning di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/9).

Mereka keluar secara bersamaan. Masing-masing memegang bendera kuning, tanda duka cita. Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan pegawai KPK atas Revisi UU KPK yang telah disahkan DPR.

Pemerintah dan DPR hanya membutuhkan waktu 12 hari untuk membahas revisi UU KPK. Mereka menganggap situasi KPK saat ini sedang dalam masa krisis. Mereka merasa KPK dilemahkan.

Baca Juga: Terkait UU KPK, Moeldoko: Jangan ada yang mikir Pak Jokowi sekarang berubah

"Kedekatan emosional karena mencintai KPK inilah yang membuat suasana sendu ketika KPK dikebiri. Hanya koruptor yang akan tertawa melihat KPK menjadi lemah seperti ini.  Mereka seolah-olah menemukan kebebasan setelah 16 tahun dalam ketakutan akibat bayang-bayang OTT KPK," kata Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo dalam keterangan persnya.

"Karena entah besok KPK akan dimiliki siapa. Karena dengan revisi ini, KPK tidak seperti dulu lagi, gedung tetap ada namun nilai-nilainya tergerus," tambah dia.

Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK akhirnya disahkan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).

Baca Juga: Fahri Hamzah: Inilah puncaknya, Pak Jokowi merasa KPK adalah gangguan

Berdasarkan rapat kerja antara Badan Legislasi (Baleg) DPR dan pemerintah, Senin (16/9/2019), ada tujuh poin perubahan pada UU KPK yang disepakati.

Artikel ini telah tayang di Kompas. com dengan judul "Revisi UU KPK Disahkan, Para Pegawai KPK Kibarkan Bendera Kuning

Penulis: Walda Marison, Editor: Sandro Gatra


Sumber : Kompas.com
Editor: Hasbi Maulana

Video Pilihan


Close [X]
×