kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Selain SBR004, sukuk tabungan juga ditawarkan secara online


Senin, 23 Juli 2018 / 17:29 WIB
ILUSTRASI. Sukuk Tabungan ST-001


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menerbitkan tiga jenis surat berharga negara (SBN) ritel di semester kedua tahun ini. Dua dari tiga SBN ritel tersebut, rencananya akan diterbitkan secara online.

Ketiga SBN ritel yang dimaksud, yakni saving bond ritel (SBR), obligasi ritel (ORI), dan sukuk tabungan. "Yang akan diterbitkan online SBR dan sukuk tabungan, yang offline ORI," kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Loto Srinaita Ginting kepada KONTAN, Senin (23/7).

Lebih lanjut menurut Loto, SBN ritel yang rencananya diterbitkan dalam waktu dekat yaitu SBR seri SBR004 dan disusul penerbitan ORI. Terakhir, penerbitan sukuk tabungan.

Sayangnya, Loto masih enggan menjelaskan lebih terperinci kapan masing-masing SBN ritel itu akan diterbitkan. Loto juga masih enggan menyebut targetnya masing-masing.

Namun, Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu Scenaider Siahaan menyebut, pihaknya akan meningkatkan target SBR004 menjadi dua kali lipat dari SBR sebelumnya. Pada Mei 2018 lalu, pemerintah berhasil meraup dana Rp 1,9 triliun melalui penjualan SBR003 secara online, lebih tinggi dari target indikatif awal yang sebesar Rp 1 triliun.

Scenaider bilang, pemerintah ingin meningkatkan dan memperdalam pasar SBN domestik di tengah situasi global yang masih dipenuhi ketidakpastian. Utamanya, melalui penerbitan SBN ritel di semester kdua tahun ini. "Domestik sekarang kami mau garap maksimal. Harapan kami ke depan, domestik bisa membiayai semua pembiayaan kita," tandasnya.

Sedangkan pasar global, dinilainya sudah aman untuk pendaanaan. Sebab, penerbitan SBN di pasar global tidak terlalu terpengaruh kondisi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×