kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

SBY ajak masyarakat ingat kebaikan para presiden


Kamis, 11 Juli 2013 / 22:03 WIB
ILUSTRASI. Proses pasteurisasi susu Greenfileds


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak segenap warga negara Indonesia untuk menaruh hormat dan mengingat hal-hal baik dari para pemimpin bangsa. Mulai dari Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan SBY sendiri.

Ajakan itu disampaikan SBY saat silaturahmi dengan para pejabat negara di Istana Merdeka menjelang buka puasa bersama, Kamis (11/7). Menurut SBY pada bulan suci Ramadan ini, semua umat Muslim diajak untuk melakukan perenungan, refleksi dan kontemplasi, "Bukan hanya saat kita menjalankan ibadah puasa tetapi dalam upaya bersama menjalankan kehidupan bernegara di negeri tercinta ini," ujar SBY.

Refleksi itu ditujukan para perubahan dan perjalanan bangsa Indonesia. Di mana setelah Indonesia merdeka telah dipimpin oleh presiden-presiden yang memiliki hal-hal baik dan teladan baik yang perlu dipertahankan. Seperti halnya di Mesir yang saat ini sedang bergejolak dan memasuki masa transisi, demikian juga Indonesia pada 15 tahun lalu.

Di mana ketika Indonesia memasuki zaman reformasi. Meskipun ada banyak gejolak dan perubahan, tapi sejak merdeka, Indonesia telah dipimpin oleh enam orang presiden dan keenamnya memiliki hal-hal positif dan kebaikan yang perlu dipertahankan. Tentu juga ada kelemahan, tapi hal-hal yang baik itu harus dipertahankan.

Hal-hal baik yang sudah dilakukan para pendahulu bangsa, kata SBY, seharusnya dilanjutkan oleh generasi selanjutnya. Sehingga kebaikan itu berjalan secara berkesinambungan.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×