kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

SBY ajak masyarakat ingat kebaikan para presiden


Kamis, 11 Juli 2013 / 22:03 WIB
ILUSTRASI. Proses pasteurisasi susu Greenfileds


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak segenap warga negara Indonesia untuk menaruh hormat dan mengingat hal-hal baik dari para pemimpin bangsa. Mulai dari Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan SBY sendiri.

Ajakan itu disampaikan SBY saat silaturahmi dengan para pejabat negara di Istana Merdeka menjelang buka puasa bersama, Kamis (11/7). Menurut SBY pada bulan suci Ramadan ini, semua umat Muslim diajak untuk melakukan perenungan, refleksi dan kontemplasi, "Bukan hanya saat kita menjalankan ibadah puasa tetapi dalam upaya bersama menjalankan kehidupan bernegara di negeri tercinta ini," ujar SBY.

Refleksi itu ditujukan para perubahan dan perjalanan bangsa Indonesia. Di mana setelah Indonesia merdeka telah dipimpin oleh presiden-presiden yang memiliki hal-hal baik dan teladan baik yang perlu dipertahankan. Seperti halnya di Mesir yang saat ini sedang bergejolak dan memasuki masa transisi, demikian juga Indonesia pada 15 tahun lalu.

Di mana ketika Indonesia memasuki zaman reformasi. Meskipun ada banyak gejolak dan perubahan, tapi sejak merdeka, Indonesia telah dipimpin oleh enam orang presiden dan keenamnya memiliki hal-hal positif dan kebaikan yang perlu dipertahankan. Tentu juga ada kelemahan, tapi hal-hal yang baik itu harus dipertahankan.

Hal-hal baik yang sudah dilakukan para pendahulu bangsa, kata SBY, seharusnya dilanjutkan oleh generasi selanjutnya. Sehingga kebaikan itu berjalan secara berkesinambungan.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×