kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.678   14,00   0,08%
  • IDX 6.649   12,10   0,18%
  • KOMPAS100 867   0,51   0,06%
  • LQ45 657   -0,45   -0,07%
  • ISSI 232   1,68   0,73%
  • IDX30 368   -0,21   -0,06%
  • IDXHIDIV20 454   -0,23   -0,05%
  • IDX80 99   0,15   0,15%
  • IDXV30 126   0,75   0,60%
  • IDXQ30 118   -0,16   -0,14%

Rizal Ramli: Sistem pulsa listrik rugikan warga


Senin, 07 September 2015 / 19:30 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sistem pembayaran listrik menggunakan pulsa pra bayar dinilai merugikan dan membebani konsumen. Hal tersebut disebabkan karena potongan yang dikenakan dalam pembelian pulsa listrik terlalu tinggi hingga mencapai lebih dari 30% dari harga yang dibayarkan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mencontohkan, untuk pembelian pulsa listrik senilai Rp 100.000, maka isi pulsa yang dapat digunakan hanya sebesar Rp 73.000. "Pakai pulsa (listrik) itu kejam sekali," kata Rizal, Senin (7/9).

Padahal, biaya administrasi untuk pembelian pulsa listrik diperkirakan hanya Rp 5.000. Oleh karena itu, bila ada pemotongan isi kuota listrik tersebut, setidaknya masih ada Rp 95.000.

Oleh karena itu, Rizal mengharap agar pemasangan listrik bagi masyarakat dapat dilakukan dengan dua cara, yakni melakui pulsa atau meteran. "Kami ingin tidak boleh lagi monopoli. Masyarakat dapat memilih pakai meteran atau pulsa," ujar Rizal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×