kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Rieke-Teten tak berpengalaman di birokrasi, tapi..


Minggu, 11 November 2012 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Petugas Kantor Pelayanan Pajak Pratama melayan konsultasi wajib pajak di Padang, Sumatera Barat, Rabu (15/7/2020). Ditjen Pajak pasang target tinggi penerimaan PPN tahun 2022, ini penyebabnya.


Reporter: Dyah Megasari |

BANDUNG. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki tak punya pengalaman di bidang birokrasi. Keduanya tak pernah menduduki jabatan kepala daerah, baik sebagai gubernur/wakil gubernur, maupun bupati/wakil bupati.

Bagaimana komentar PDI Perjuangan sebagai pengusung pasangan tersebut? Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin mengakui bahwa Rieke-Teten tak punya pengalaman di birokrasi. Namun, kata dia, yang terpenting dari keduanya yakni memiliki rekam jejak dalam pemberantasan korupsi.

"Yang sudah diakui nasional maupun internasional sekelas Teten (aktif di Transparency International Indonesia)," kata Tubagus melalui pesan singkat, Minggu ( 11/11).

Menurutnya, pengalaman itu penting mengingat Jabar disebut sebagai salah satu provinsi terkorup di Indonesia berdasarkan penelitian berbagai pihak. Menurut dia, kinerja buruk Jabar selama lima tahun terakhir tak lepas dari tanggung jawab Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Dede Yusuf.

Soal menata birokrasi, tambah Wakil Ketua Komisi I DPR itu, Rieke-Teten bisa dibantu oleh pakar atau para akademisi jika terpilih nanti. "Para pakar atau akademisi di Jabar tak perlu diragukan kemampuannya," pungkasnya.

Seperti diberitakan, pasangan Rieke-Teten bakal bertarung melawan pasangan Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar, Dede Yusuf-Lex Laksamana, Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib, dan Irianto MS Syafiuddin dan Tatang Farhanul Hakim. (Sandro Gatra/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×