kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Redam harga pangan, Bulog lakukan operasi pasar


Selasa, 10 Juni 2014 / 18:11 WIB
ILUSTRASI. 5 tips menata kamar tidur untuk seks yang lebih baik menurut feng shui.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) akan menggelar operasi pasar komersial untuk menstabilkan harga pangan di bulan Ramadhan. Menurut Direktur Utama (Dirut) Bulog Sutarto Alimoeso, operasi pasar yang akan dilakukan bisa memperpendek jalur pasok pangan.

Jika tidak dilakukan operasi pasar, maka rantai pasok akan tetap panjang. Hal ini menyebabkan harga pangan mengalami kenaikan. Nah, jika jarak antara produsen ke konsumen semakin pendek, maka harganya bisa ditekan.

Adapun mengenai lokasi, operasi pasar komersial ini akan dilakukan di seseluruh provinsi, di Indonesia. "Operasi pasar akan dilakukan dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah (Pemda)," kata Sutarto, Selasa (10/6).

Bahkan, Bulog sudah memberikan surat permintaan kesediaan Pemda membantu kegiatan operasi pasar komersial ini. Nantinya masing-masing Pemda itu akan memberikan subsidi sesuai dengan biaya transport yang berhasil dipangkas.

Adapun beberapa komoditas yang akan dijual dalam operasi pasar komersial ini diantaranya beras, gula, dan daging. Sebelumnya, menteri koordinator bidang perekonomian Chairul Tanjung bilang pihaknya akan menjaga kestabilan harga pangan menjelang Ramadhan dan hari raya Lebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×