kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.103   73,00   0,40%
  • IDX 5.876   2,65   0,05%
  • KOMPAS100 764   0,65   0,08%
  • LQ45 583   -0,32   -0,06%
  • ISSI 202   -0,10   -0,05%
  • IDX30 330   -0,68   -0,21%
  • IDXHIDIV20 408   -2,37   -0,58%
  • IDX80 87   0,16   0,18%
  • IDXV30 111   -0,26   -0,23%
  • IDXQ30 106   -0,56   -0,52%

Realisasi Stimulus Infrastruktur per Agustus Mencapai 10%


Rabu, 12 Agustus 2009 / 15:11 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Pemerintah optimis realisasi stimulus infastruktur sampai akhir Agustus 2009 sudah bisa mencapai lebih dari 10%. Penyerapan yang lebih tinggi dikarenakan sampai saat ini sudah banyak kementrian dan lembaga (K/L) yang sudah merealisasikan pengerjaannya.

Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Widiyanto mengatakan dibanding hasil evaluasi pada Juli 2009 lalu yang hanya merealisaikan penyerapan sebesar 5% saat ini penyerapan sudah mulai menunjukkan kemajuan.

"Paling banyak terserap masih di Departemen Pekerjaan Umum (DPU) dengan anggaran yang paling besar di K/L lain juga banyak yang bertambah," kata Bambang usai penyampaian pedoman penyusunan rencanan strategis kementrian dan lembaga (K/L) di Jakarta, Rabu (12/8).

Bambang mengatakan penyerapan bulan kemarin masih di bawah 5% karena banyak persoalan administrasi yang tidak bisa dipecahkan, contohnya adalah pembagian kewenangan antara pusat dan daerah.

"Saat ini sudah bisa diselesaikan jadi mudah-mudahan bulan Agustus lebih banyak lagi," katanya.

Ia mencontohkan pembangkit listrik di Lombok 70% komponennya adalah mesinnya sehingga kalau mesinnya sudah datang maka 70% penyerapan akan dilakukan.

Bambang menambahkan, sebenarnya stimulus pajak lebih efektif mendorong ekonomi dibanding stimulus fiskal yang lain. Ia mengatakan stimulus pajak sudah dari awal dicanangkan sehingga pertumbuhan ekonomi benar-benar ditolong dengan stimulus pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×