kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB Menurun pada April 2022, Begini Penjelasan BI


Kamis, 16 Juni 2022 / 11:55 WIB
Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB Menurun pada April 2022, Begini Penjelasan BI
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Selasa (24/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/24/07/2018


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada April 2022 nampak menurun. Bank Indonesia (BI) mencatat, ULN per April 2022 sebesar US$ 409,5 miliar atau turun dari US$ 412,1 miliar pada bulan sebelumnya. 

Pun secara tahunan, posisi ULN April 2022 terkontraksi 2,2% yoy, atau penurunannya lebih dalam dibandingkan dengan penurunan pada bulan sebelumnya yang sebesar 1,0% yoy. 

Dengan posisi tersebut, Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, struktur ULN Indonesia tetap sehat dan terkendali, dengan rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat 32,5% atau menurun dibandingkan 33,8% pada bulan sebelumnya. 

“Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” tulis Erwin dalam keterangannya, Kamis (16/6). 

Baca Juga: Ini Kata Sri Mulyani Soal Pentingnya Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Maju 2045

Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat, ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang, dengan pangsa mencapai 87,5% dari total ULN. 

Ke depan, dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. 

Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×