kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Presiden: Investor Mengeluh Masih Banyak Pungli


Selasa, 04 Mei 2010 / 13:08 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Investor masih resah maraknya pungutan liar (pungli). Lantas, mereka pun melapor ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Presiden mengaku dirinya dan para menteri banyak menerima keluhan soal pungli dari para investor dan dunia usaha baik dalam maupun luar negeri. "Overhead cost-nya tinggi karena pungli," ujar Presiden dalam rapat koordinasi dan konsultasi penegak hukum di Istana Negara, Selasa (4/5).

Akibatnya, biaya operasional menjadi tinggi, barang dan jasa mahal yang akhirnya memicu penderitaan rakyat. Selain itu, Presiden juga mengungkapkan para investor juga mengeluh soal keputusan pengadilan.

"Sebagian besar tepat tapi sebagian kecil menurut mereka unexceptable by international standard," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×