kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.847   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.134   -37,88   -0,61%
  • KOMPAS100 809   -9,48   -1,16%
  • LQ45 610   -7,24   -1,17%
  • ISSI 211   -0,41   -0,19%
  • IDX30 346   -3,44   -0,98%
  • IDXHIDIV20 422   -4,72   -1,11%
  • IDX80 92   -1,16   -1,24%
  • IDXV30 114   -0,78   -0,68%
  • IDXQ30 110   -1,48   -1,33%

Presiden identifikasi tiga masalah utama bangsa


Selasa, 16 Agustus 2016 / 10:14 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan Majelis Permusyarwaratan Rakyat (MPR).

Dalam pidatonya, Jokowi mengungkapkan ada tiga masalah utama bangsa yang harus segera diselesaikan oleh semua pihak. Di antaranya adalah kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan sosial.

Untuk menyelesaikan masalah-masalah itu diperlukan langkah yang konkret dari semua pihak, baik pemerintah MPR, dan lembaga tinggi negara lainnya.

Menurutnya, semua pihak harus berani keluar berkompetisi memenangkan persaingan global. "Untuk menjadi pemenang kita harus kreatif, optimistis, bahu membahu melakukan terobosan," kata Jokowi, Selasa (16/8) di Jakarta.

Selain itu, dalam menjalankan tugas dan wewenang masing-masing pihak, diperlukan kecepatan kerja. Ia juga menilai diperlukan upaya untuk menjunjung ideologi bangsa, konstitusi negara dan nilai-nilai bangsa.

Terkait itu, dia mengapresiasi berbagai langkah yang dilakukan MPR. Terutama dalam melakukan sosialisasi, kajian dan penyerapan aspirasi. Semua itu diperlukan untuk mendukung langkah pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×