kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Prabowo Soroti Kerugian Negara Capai Rp 300 T Akibat Tambang Ilegal


Senin, 06 Oktober 2025 / 14:29 WIB
Diperbarui Senin, 06 Oktober 2025 / 22:07 WIB
Prabowo Soroti Kerugian Negara Capai Rp 300 T Akibat Tambang Ilegal
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (ketiga kanan), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kedua kanan), Jaksa Agung ST Burhanuddin (kiri) dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani (ketiga kiri) saat penyerahan barang rampasan negara di smelter milik PT Tinindo Internusa di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/10/2025).


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyoroti kerugian negara akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan PT Timah Tbk mencapai Rp 300 triliun. 

Prabowo menyebut, dari hasil penindakan yang dilakukan aparat penegak hukum, enam smelter beserta tumpukan tanah jarang (rare earth) dan ingot timah di kawasan PT Timah ini berhasil disita oleh Kejaksaan.

Nilai total aset smelter yang disita mencapai Rp6–7 triliun, sementara potensi kerugian negara dari praktik ilegal tersebut diperkirakan sudah mencapai Rp300 triliun.

Baca Juga: Usai Bertemu Jokowi di Jakarta, Presiden Prabowo Kumpulkan Sejumlah Tokoh

“Kita bisa bayangkan kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, kerugian negara total potensi bisa mencapai Rp300 triliun. Kerugian negara sudah berjalan Rp300 triliun. Ini kita hentikan!” tegas Prabowo dalam keterangan resminya, Senin (6/10/2025).

Lebih lanjut, Prabowo mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Kejaksaan Agung, TNI, Bakamla, Bea Cukai, serta berbagai pihak yang telah bekerja sama dalam upaya penyelamatan kekayaan negara.

"Saya ucapkan terima kasih kepada aparat, panglima TNI, angkatan Laut, Bakamla, Bea Cukai, semua pihak yang telah bergerak dengan cepat sehingga bisa diselamatkan aset-aset ini. Ke depan berarti berarti ratusan triliun itu bisa kita selamatkan untuk rakyat kita," lanjutnya. 

Sebelumnya, Kejaksaan Agung berhasil membongkar kasus tambang ilegal pada wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015 - 2022. Nilai kerugian dari kasus ini masih yang menjadi terbesar di Indonesia, lebih dari PT ASABRI dan PT Asuransi Jiwasraya.

Setidaknya ada 21 tersangka terlibat dugaan korupsi PT Timah. Dua di antaranya adalah eks Dirketur Utama PT Timah Tbk. Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, crazy rich Pantai Indah Kapuk(PIK) Helena Lim dan suami dari pesohor RI Sandra Dewi, Harvey Moeis.

Baca Juga: Ini Hasil Lawatan Presiden Prabowo ke Berbagai Negara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×