kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

PLN dan Pabrik Pupuk Dapat Keistimewaan Harga Gas


Jumat, 02 Juli 2010 / 09:29 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Pemerintah akan memberikan perlakuan khusus bagi Perusahaan Listrik Negara dan pabrik pupuk dalam penentuan harga gas. Keduanya mendapatkan keistimewaan karena berada pada hulu untuk menjalankan sektor energi dan pangan.

Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Darwin Zaedy Saleh mengatakan kalau dalam menentukan harga gas untuk domestik akan menerapkan prioritas-prioritas. "Kepada PLN pupuk akan kita cocokkan," ujar Darwin di kantor Wakil Presiden, Kamis (1/7). Dia mencontohkan seperti PLN yang akan didukung untuk bisa menghasilkan bauran energi lebih banyak lagi. Tetapi untuk besaran harga gas untuk keduanya masih terus dikaji oleh pemerintah. "Masih dihitung berapa besarnya," ujar menteri asal Partai Demokrat ini.

Perlakukan khusus untuk kedua sektor ini tidak akan diberlakukan pada sektor lainnya. Menurut Darwin, selain kedua sektor ini, konsumen pembeli gas harus mendapatkan harga sesuai dengan mekanisme pasar. Harga pasar yang dimaksud adalah harga yang tidak terlalu rendah dibandingkan harga ekspor. Pemerintah sendiri akan menjaga secara seksama soal disparitas harga antara domestik dengan ekspor. Hal ini agar ketentuan mekanisme pasar yang sehat bisa memberikan sinyal yang baik bagi investor-investor gas untuk terus mau menanamkan duitnya di dalam negeri. "Di lain pihak mendisiplinkan perilaku konsumen (non PlN dan pupuk," ujarnya.

Pemerintah sendiri masih terus menghitung harga yang pas untuk dalam negeri. Tetapi, Darwin menegaskan dalam penetapan harga gas untuk domestik ini nantinya, pemerintah akan tetap berpegangan pada mekanisme pasar. Dan pemerintah tidak akan mengelurkan kebijakan maupun regulasi yang akan membatasi penghitungan mekanisme pasar.

Sebelumnya, Wapres Boediono juga menegaskan kalau pemerintah akan menentukan harga khusus yang berbeda antara satu sektor dengan yang lainnya. Pemerintah tidak akan memberikan harga yang semurah-murahnya pada industri dalam negeri. Karena akan memberikan dampak adanya konsensi bagi investor proyek gas itu. Karena konsensi itu akan membebani anggaran negara. Boediono juga menegaskan pemerintah tidak akan memberikan subsidi pada pelaku dalam mendapatkan harga gas. Mantan Gubernur BI ini berharap agar pelaku bisnis tidak hanya sekedar mencari untung saja, tetapi perlu memperhatikan soal beban anggaran yang diberikan jika ada subsidi langsung maupun yang terselubung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×