kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.930   17,00   0,09%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pimpinan KPK sepakat tak ada pembagian tugas


Jumat, 20 Februari 2015 / 14:53 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki mengaku sudah banyak bicara dengan jajaran pimpinan KPK untuk terus melanjutkan agenda pemberantasan korupsi. Pimpinan KPK sepakat tidak membagi tugas pada bidang-bidang tertentu.

Selama ini, pimpinan KPK memiliki tugas tertentu seperti memimpin bidang pencegahan dan penindakan.

"Tahun ini kita garap bersama-sama," kata Ruki saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/2).

Ruki, Johan Budi Sapto Prabowo, dan Indriyanto Seno Adji resmi menjabat pimpinan sementara KPK setelah membacakan sumpah jabatan di Istana Negara pagi tadi.

Mereka ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk mengisi kursi pimpinan KPK setelah Abraham Samad dan Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka serta Busyro Muqoddas berakhir masa jabatannya pada Desember 2014.

Ruki mengatakan, pihaknya akan segera mengisi kursi-kursi deputi yang kosong yang berasal dari internal maupun eksternal. Seluruh jabatan kosong perlu diisi agar KPK bisa menjalankan tugas lebih baik.

Pimpinan KPK, kata dia, juga akan menemui Wakil Kepala Polri Komjen Badrodin Haiti dan Jaksa Agung HM Prasetyo untuk membicarakan berbagai hal. Diantaranya soal penguatan sumber daya manusia KPK yang berasal dari kejaksaan dan Polri. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×