kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.054   -23,00   -0,13%
  • IDX 5.710   -130,14   -2,23%
  • KOMPAS100 757   -14,56   -1,89%
  • LQ45 570   -10,63   -1,83%
  • ISSI 200   -3,50   -1,72%
  • IDX30 322   -6,32   -1,92%
  • IDXHIDIV20 398   -8,39   -2,06%
  • IDX80 86   -1,58   -1,80%
  • IDXV30 108   -3,30   -2,96%
  • IDXQ30 104   -1,96   -1,84%

Pilkada serentak sumbang pertumbuhan ekonomi


Rabu, 26 Agustus 2015 / 14:24 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mentri Kordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution tidak mau menyerah menggenjot pertumbuhan ekonomi agar sesuai target. Meskipun Bank Indonesia (BI) telah menurunkan proyeksinya menjadi hanya dalam rentang 4,7%-5,1%, Darmin optimistis masih bisa tercapai 5,2%.

Salah satu harapan darmin selain investasi dan serapan anggaran, juga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015. "Kalkulasi saya, kira-kira (kontribusinya) sampai 0,2% atau 0,3%," ujar Darmin, Rabu (26/8) di Istana Negara, Jakarta.

Meskipun demikian, Darmin mengaku tidak ada hitung-hitungan yang spesifik mengenai dampak pelaksanaan Pilkada ini. Darmin hanya menjadikan pelaksanaan Pemilihan Umum (pemilu) sebagai patokannya.

Pemilu, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi bisa 0,15%-0,2%. Menurut dia, pilkada serentak harusnya lebih besar karena langsung menyentuh lapisan masyarakat di daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×