kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pilkada serentak sumbang pertumbuhan ekonomi


Rabu, 26 Agustus 2015 / 14:24 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mentri Kordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution tidak mau menyerah menggenjot pertumbuhan ekonomi agar sesuai target. Meskipun Bank Indonesia (BI) telah menurunkan proyeksinya menjadi hanya dalam rentang 4,7%-5,1%, Darmin optimistis masih bisa tercapai 5,2%.

Salah satu harapan darmin selain investasi dan serapan anggaran, juga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015. "Kalkulasi saya, kira-kira (kontribusinya) sampai 0,2% atau 0,3%," ujar Darmin, Rabu (26/8) di Istana Negara, Jakarta.

Meskipun demikian, Darmin mengaku tidak ada hitung-hitungan yang spesifik mengenai dampak pelaksanaan Pilkada ini. Darmin hanya menjadikan pelaksanaan Pemilihan Umum (pemilu) sebagai patokannya.

Pemilu, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi bisa 0,15%-0,2%. Menurut dia, pilkada serentak harusnya lebih besar karena langsung menyentuh lapisan masyarakat di daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×