kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -11,13   -0,18%
  • KOMPAS100 791   -1,98   -0,25%
  • LQ45 606   -2,01   -0,33%
  • ISSI 212   0,17   0,08%
  • IDX30 336   -1,42   -0,42%
  • IDXHIDIV20 427   0,66   0,15%
  • IDX80 90   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 116   0,47   0,41%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

Pertamina masih mengkaji hedging


Senin, 27 April 2015 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Manfaatkan Promo Tiket.com Hotel Mewah di Indonesia dengan Diskon Hingga 30%


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perusahaan pelat merah alias Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih setengah-setengah dalam melakukan lindung nilai alias hedging. Perusahaan BUMN yang sudah melaunching secara resmi penggunaan hedging adalah PT Perusahaaan Listrik Negara (PLN), PT Bank BRI, PT Bank BNI, dan PT Bank Mandiri.

PT Pertamina sebagai salah satu BUMN terbesar hingga sekarang belum menggunakan hedging. Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan aturan hedging dalam perusahaannya masih dalam pengkajian. "Sekarang sedang disiapkan," ujar Dwi yang ditemui di Kementerian Keuangan (Kemkeu), Senin (27/4).

Mengenai kapan Pertamina akan menerapkan hedging, dirinya tidak menjelaskan lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×