kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah sedang negosiasi membeli enam pesawat Sukhoi


Jumat, 09 Desember 2011 / 16:22 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 2% menjadi 6.382,94 pada Senin (11/1). Indeks saham LQ45 naik lebih tinggi yakni 2,22%.


Reporter: Riendy Astria | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Pertahanan sedang bernegosiasi membeli enam unit pesawat jet tempur Sukhoi Su-30MK2 dari Rusia. Pembelian ini merupakan bagian dari rencana strategis dalam memenuhi kekuatan udara jet tempur Sukhoi menjadi satu kuadron atau 16 jet tempur.

TNI Angkatan Udara baru memiliki 10 jet tempur yang terdiri dari dua jenis pesawat Sukhoi yakni Su-30 MK2 dan Su-27SKM. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsekal Madya Eris Heriyanto menjelaskan, penambahan pesawat tempur ini merupakan salah strategi menambah kekuatan tempur TNI Angkatan Udara dalam menjaga kawasan udara Indonesia.

Eris belum bisa memastikan berapa nilai transaksi pesawat tempur itu. Yang jelas, pemerintah sedang mengusahakan pinjaman lunak luar negeri kepada pemerintah Rusia.

Eris sendiri belum bisa memastikan kapan negosiasi itu akan selesai. Yang pasti, dia berharap pesawat tempur itu bisa terbang pada 2014 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×