kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pemerintah berhati-hati untuk melebur 4 BUMN asuransi


Selasa, 14 Juni 2011 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Sepeda lipat Dahon Ion Eugene


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah mengaku sangat berhati-hati untuk melebur empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asuransi sosial menyusul pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sebelumnya, Pemerintah dan DPR telah menemukan kata sepakat untuk membentuk dua BPJS, Organ Pengawas, dan Organ Pelaksana BPJS di rapat Panitia Kerja (Panja) Komisi IX DPR. Imbasnya pemerintah menyiapkan skenario peleburan program asuransi yang ada di empat BUMN bakal dilebur secara bertahap.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono menilai sikap pemerintah ini bukan maksud untuk mempersulit proses ini. "Ini untuk kehati-hatian karena empat BUMN ini memiliki aset yang besar," katanya Selasa (14/6).

Ada pun keempat BUMN ini yakni PT Jamsostek (Persero), PT Taspen (Persero), PT Askes (Persero), dan PT Asabri (Persero). Serta juga akan dilakukan peralihan program Jaminan Kesehatan Masyarakat, program Jaminan Kesehatan Daerah, kepada BPJS Program Jaminan Kesehatan, Kecelakaan Kerja dan Kematian, dan BPJS Program Jaminan Pensiun dan Hari Tua.

Lanjut Agung, saat ini pemerintah tengah mencari bentuk dari peleburan ini. "Iya ada kesepakatan transformasi tapi bentuknya seperti apa ini dalam pembahasan," jelasnya.

Pemerintah berniat melebur BUMN dengan dimaksud supaya mampu melaksanakan jaminan sosial itu. Sehingga, BPJS menjadi sebuah alat untuk melaksanakan jaminan sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×